Salam sanak Titian

Selesai membicarakan buku “Minangkabau and Negeri Sembilan”, dimana P.E. de Josselin de Jong melihat sistem sosial masyarakat di Minangkabau dan di Negeri Sembilan,
kita lanjut menggali keminangkabauan dengan pendekatan yang ga kalah menarik yaitu “Autoetnografi”. Kalau kemaren kita mengulik Minangkabau dengan melihat penelitian orang lain tentang Minangkabau, kali ini kita menggali Minangkabau melihat dari diri kita sendri.

“Mahaden” dalam dunia kerja ilmiah sering dianggap sebagai kelemahan, karena penelitian ilmiah biasanya menuntut objektivitas dan menghindari subjektivitas. Namun, kali ini kita akan merayakan “mahaden” melalui metode autoetnografi—sebuah pendekatan di mana peneliti diizinkan menggunakan pengalaman pribadinya untuk menjelaskan kebudayaan, sosial, masyarakat, atau apapun diluar dirinya.

Bagi teman-teman yang berminat silahkan merapat pada

Hari / tanggal : Rabu / 18-9-2024
Jam : 19.30 WIB
Lokasi : Sarang Building Blok 2
Permteri : Abdul Rahman Sutan Pangeran
Moderator : A. Rafsanjani (alun bagala)

Ditunggu kehadirannya

agenda sebelumnya