Assalaamualaikum Sanak Titian semoga kita bersama dalam keadaan bahagia.
Terkait diskusi rutinan Komunitas Titian, kemaren kita sudah membahas dan telah cukup kenal Autoetnografi, mulai dari sejarah, konsep, hingga bagaimana cara kerja dari metode ini, tapi baru sebatas teori. Oleh karena itu, dirasa butuh untuk melihat secara langsung karya yang menggunakan metode ini.
dan judul diskusi kita selanjutnya
“Membaca Autoetnografi: Biliak Ketek, Carito Ketek, Carito Rang Gaek”
Kata Biliak Ketek berasal dari buku yang akan kito bahas yaitu “Accidental Ethnography_An Inquiry into Family Secrecy” karya Christopher N. Phaulos. Karya ini berisi seputar pengalaman penulis dalam mencari jawaban dari “apa itu rahasia dan mengapa kita memilikinya? apa tujuan kita babalikiak ketek? dan pencarianya ini disandingkan dengan ideologi budaya Amerika yang tidak memiliki tabu–tak ada yang rahasia sehingga semua boleh dibahas serta sangat menghargai keterbukaan.
dan kato Carito Ketek serta Carito Rang Gaek diambil dari karya M Radjab “Semasa Kecil di Kampung” dan karya Buya Hamka “Ayahku”. Dua karya ini akan kita coba bahas dan sandingkan apakah dapat disebut Autoetngaradi atau tidak.
Untuk menjawab hal tersebut serta dalam rangka lebih mengenali dan memahami Auotetnografi, maka insyaallah kito akan bahas pada
Hari / Tangga : Sabtu 28 September.
Jam : 19.00 WIB
Tempat : SARANG Building Blok 2
Pemateri: Abdul Rahman
Moderator : A. Rafsanjani
sakia kaba nan ka admin sampaikan pada uda, uni and kawan-kawan.
assalamualaikum wr wb