Kolonialisme menjadi penanda penting perubahan Agraria (Alam – Manusia) dibanyak wilayah: Dunia Selatan, Nusantara, dan termasuk Minangkabau. Bagaimana proses perubahan ini berlangsung secara khusus di pedalaman Minangkabau, apa yang mempengaruhi perubahan tersebut dan bagaimana dinamika relasi sosial yang dihasilkannya, menuntut penelusuran yang tidak mudah. Namun, bagaimanapun, dimensi hukum menjadi mekanisme penting dan bisa menjadi titik berangkat pencarian.

Membaca dan menelusuri kebijakan agraria kolonial pasca kemenangan mereka atas Perang Paderi akan menjadi tema re-reading Komunitas Titian berikutnya. Kita akan membaca tiga buah buku penting yang diharapkan bisa memberikan gambaran awal: Yang pertama adalah “Masalah Agraria” oleh Mochamad Tauchid, Reforma Agraria, Perjalanan Yang Belum Berakhir oleh Gunawan Wiradi, dan pembacaan Rusli Amran, Sumatera Barat Plakat Panjang (buku ke II Warna Merah).

Untuk lebih lanjutnya maka diskusi Re-reading ini akan dilaksanakan pada,
Hari/ tanggal : Sabtu / 22 Agustus 2026
Waktu : 19.30 – selesai
Tempat : @laman.coffee

agenda sebelumnya